Drag Racing 1/4 Mile times 0-60 Dyno Fast Cars Muscle Cars

Fuel saver (HHO) on Toyota Avanza Veloz 2012

Pemasangan HHO Generator pada Toyota Avanza Veloz 1500cc tahun 2012 ini dilengkapi dengan EFI Enhancer (EFIE)untuk memanipulasi kerja ECU melalui sensor MAP dan sensor Oksigen. Salah satu keunggulan yang jarang dimiliki oleh mobil lain selain Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia adalah fasilitas Reset ECU. Fasilitas ini memungkinkan pengguna untuk berganti-ganti bahan bakarnya dari yang memiliki oktan rendah ke oktan tinggi atau sebaliknya. Pada Produk Pertamina,seperti : Premium hanya memiliki oktan 88, Pertamax 92 dan Pertamax Plus 95. Gas Hydrogen pada HHO memiliki oktan lebih dari 130 sehingga dalam penggunaannya pada mesin kendaraan yang berbahan bakar bensin memerlukan penyesuaian pada sistem timing pengapiannya agar bisa mendapatkan penghematan yang maksimal. Berbeda pada mesin Diesel yang menggunakan sistem kompresi dalam pembakaran bahan bakarnya yang tidak memerlukan pengapian busi, penggunaan suplemen HHO sangat meringankan kerja mesin karena sebelum ruang bakar tercapai tingkat tekanan yang sangat tinggi maka campuran bahan bakar,udara dan HHO sudah meledak duluan, hal ini terbukti pada mobil-mobil diesel yang lama, hadirnya suplemen HHO membuat mesin mudah di starter bahkan bisa tidak memerlukan pemanas lagi. Pada mesin mobil yang menggunakan sistem injeksi bahan bakar yang lebih modern pengaturannya dikelola oleh ECU (Electronic Control Unit) melalui beberapa sensor yang menempel pada mesin. ECU mampu mengatur mulai dari sistem pengapian, bahan bakar, udara,coolant ,Boost controller hingga speed limiter seperti yang terdapat pada mobil-mobil Jepang yang dibatasi hingga kecepatan 180 km/jam saja. Pada mobil-mobil yang menggunakan suplemen HHO, hubungannya dengan ECU tidak bisa dipisahkan karena berhubungan langsung dengan sensor-sensornya, terutama pada sistem pengapian,BBM dan udara. Untuk itu remapping ECU sangat diperlukan sekali untuk mendapatkan performa terbaik dan efisiensi yang tinggi. Meskipun pemasangan HHO Generator (Pembangkit bahan bakar air) yang menghasilkan gas HHO dapat dipastikan mesin kendaraan semakin bertenaga apapun BBM nya, namun jika tanpa dibarengi dengan remapping ECU maka tidak akan mendapatkan keuntungan dari penghematannya, kalaupun ada paling-paling hanya sekitar 20% saja. Selain remapping ECU yang menggunakan Chip dan software khusus, penanganan ECU juga bisa dilakukan dengan cara memanipulasi pada sensor-sensor antara lain pada: Sensor Oksigen,sensor MAP dan atau sensor MAF. Ketiga sensor itu berkolaborasi untuk menentukan banyaknya BBM dan udara yang selanjutnya dilaporkan ke ECU untuk ditindak lanjuti. Alat elektronik yang dapat memanipulasi ECU melalui sensor Oksigen dan sensor MAP antara lain adalah EFI Enhancer yang sanggup membesarkan dan mengecilkan suara mesin hingga terdengar halus (langsam), bahkan bisa mematikan mesin melalui alat ini. Selain itu EFI Enhancer (EFIE) juga dapat mendeteksi secara riil melalui sensor Oksigen yang terpasang menempel pada knalpot, apakah campuran BBM dan udaranya itu terlalu kaya (RICH) sehingga boros, normal (IDEAL) atau miskin (LEAN) sehingga bisa sangat irit. Jika tanpa HHO putarlah potensio pada posisi tengah (IDEAL) agar kendaraan bisa lebih irit dan jangan pada posisi LEAN (lebih dari setengah putaran) karena yang akan terjadi adalah bukannya irit tapi malah tambah boros karena mesin kekurangan tenaga. Jika hybrid HHO maka pilihan yang paling tepat adalah LEAN (putarlah potensio O2 pada posisi lebih dari setengahnya) karena miskinnya BBM itu tergantikan oleh gas Hidrogen yang mampu menambah tenaga mesin dengan oktan yang sangat tinggi. Itu semua bisa terjadi jika ECU pada mobil bisa direset dengan cara melepas kepala terminal negatif aki selama 30 menit atau dengan cara melepas sejenak (minimal 10 detik) fuse 15 Ampere pada box sekring yang ada tulisan RESET atau EFI seperti pada mobil: Toyota Avanza, Rush, Daihatsu Xenia, Terios, Luxio dan GranMax. Jika berminat, silahkan hubungi: Joko Priyono (021) 36767898 087888378555


 


More Videos...


Decarb Toyota Avanza VVTi





Proses Pengecatan Mobil BMW
Inilah Cara pengecatan mobil BMW





HHO Joko Energy on Toyota Avanza PT Astra Otoparts
Joko Energy Indonesia: Installation of fuel-saving devices (HHO) on the Toyota Avanza in 2012 using HHO Generator Model: JE5000s equipped with PWM (Pulse Width Modulation) as HHO reactor power supply and a battery safety in order not to damage the battery cells, and EFIE (Electronic Fuel injection Enhancer) which has two functions: 1. Reducing fuel consumption through sensor MAP / MAF 2. Make a comparison of the fuel and air mixture of 1: 14.7 to 1:18 through sensors Oxygen (O2) to be more fuel-efficient and more environmentally friendly. ECU manipulation as above has proved very suitable collaborate with HHO generator that generates a lot of advantages: 1. Conserve fuel consumption ranging from 30% to 80%. 2. The more powerful engine. 3. Increase Torque and Acceleration 4. Eliminate Knocking / Detonation 5. Very friendly environment. 6. Combustion chamber cleaner engine of crust Carbon. 7. Non-toxic gas, Emission Testing Proven results in: Avanza, Xenia and APV, Carbon Monoxide (CO) = 0.00% 8. Make ageless machine. 9. Restore the original performance. 10. Vibration machine smoother. 11. Change the engine oil longer. 12. The engine temperature is lower. 13. It is safe to use. Installation of Fuel saver (HHO) "Joko Energy Indonesia" is made possible through the grace of God and thanks to the support of many parties, for that we say a big thank you to: Grandmother Prof. Dr Ing. BJ Habibie (Former President of Indonesia) Mr.. Prijono Sugiarto (President Director PT. Astra International, Tbk) Mr.. Thareq K. Habibie (President Director PT. Ilthabi Energia) Mr. Rudy Aryoko (Director of PT. Repindo Energy) Mr.. Sudirman MR (President Director PT. Astra Daihatsu Motor) Mr.. Suparno Djasmin (Vice President Director PT. Toyota Astra Motor) Mr.. Djangkep Budhi Santoso (Director of PT. Astra Otoparts, Tbk) Mr.. Gilbert Permadi Dewanto (Head EDC Division PT. Astra Otoparts) Mr.. Edi Santoso Ekoputra, SE (Head BDD, BS & D Division of PT. Astra Otoparts) Teamwork: Engineering Development Center Division PT. Astra Otoparts, Tbk Mr.. Edwin Arfiansyah Mr.. Aji Wibowo Mr.. Sidhartha Mr.. Riwi Ignatius Etc. ___________________________________________________ Joko Energy Indonesia: Pemasangan alat penghemat bbm (HHO) pada Toyota Avanza tahun 2012 ini menggunakan Generator HHO Model: JE5000s yang dilengkapi dengan PWM (Pulse Width Modulation) sebagai catu daya reaktor HHO dan sebagai pengaman aki agar tidak merusak sel-sel aki , serta EFIE ( Electronic Fuel Injection Enhancer) yang memiliki 2 fungsi yaitu: 1. Mengurangi konsumsi bbm melalui sensor MAP/MAF 2. Membuat perbandingan campuran bahan bakar dan udara dari 1:14,7 hingga 1:18 melalui sensor Oksigen (O2) agar lebih hemat bbm dan lebih ramah lingkungan. Cara manipulasi ECU seperti diatas telah membuktikan sangat cocok berkolaborasi dengan Generator HHO sehingga menghasilkan banyak keuntungan antara lain: 1. Menghemat konsumsi BBM mulai dari 30% hingga 80%. 2. Mesin lebih bertenaga. 3. Meningkatkan Torsi dan Akselerasi 4. Menghilangkan Knocking / Detonasi 5. Sangat ramah lingkungan. 6. Ruang bakar mesin bersih dari kerak Karbon. 7. Bebas gas beracun , Terbukti hasil Uji Emisi pada : Avanza, Xenia dan APV ,Gas Karbon Monoksida (CO)= 0,00% 8. Membuat mesin awet muda. 9. Mengembalikan performa semula. 10. Getaran mesin lebih halus. 11. Penggantian oli mesin lebih lama. 12. Suhu mesin lebih rendah. 13. Sangat aman digunakan. Pemasangan penghemat BBM (HHO) " Joko Energy Indonesia " ini terlaksana berkat rahmat Allah SWT dan berkat dukungan dari banyak pihak, untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada : Eyang Prof. Dr. Ing. BJ Habibie ( Mantan Presiden Indonesia ) Bpk. Prijono Sugiarto ( Presdir. PT. Astra International, Tbk ) Bpk. Thareq K. Habibie ( Presdir. PT. Ilthabi Energia ) Bpk. Rudy Aryoko (Direktur PT. Repindo Energy) Bpk. Sudirman MR ( Presdir. PT. Astra Daihatsu Motor ) Bpk. Suparno Djasmin ( Vice Presdir. PT. Toyota Astra Motor ) Bpk. Djangkep Budhi Santoso ( Direktur PT. Astra Otoparts, Tbk ) Bpk. Gilbert Permadi Dewanto ( Head EDC Division PT. Astra Otoparts ) Bpk. Edi Santoso Ekoputra,SE ( Head BDD, BS & D Division PT. Astra Otoparts ) Teamwork: Engineering Development Center Division PT. Astra Otoparts, Tbk Bpk. Edwin Arfiansyah Bpk. Aji Wibowo Bpk. Sidharta Bpk. Riwi Ignatius Dan lain-lain





toyota avanza try to flush





Test drive Toyota Avanza 1300cc non VVTI di tanjakan gigi 4 rpm 500
Toyota Avanza 1300cc non VVTI yang dikenal penyakitnya nyendat2, setelah Tune Up Semisport, disi premium, diuji coba di tanjakan fly over Bintaro sektor 9. Mempergunakan gigi 4, dengan putaran idle, tanpa injak pedal kopling, tanpa injak pedal gas, berhasil melewati tanjakan tanpa gejala ngelitik. Ini adalah bukti bahwa TUSS meningkatkan torsi secara significant. (body mobil terasa getar karena rpm sudah terlalu rendah) Provis Auto Sport





BMW Seri 5 - Proses Pembuatan
Beginilah proses pembuatan mobil BMW Seri 5, High Tech..Tak Heran ya kalau mobil BMW bagus-bagus dan tahan lama (kuat).





Fuel saver (HHO) on Daihatsu Xenia 1.3L 2010
Salah satu keunggulan yang jarang dimiliki oleh mobil lain selain Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza adalah fasilitas Reset ECU. Fasilitas ini memungkinkan pengguna untuk berganti-ganti bahan bakarnya dari yang memiliki oktan rendah ke oktan tinggi atau sebaliknya. Pada Produk Pertamina,seperti : Premium hanya memiliki oktan 88, Pertamax 92 dan Pertamax Plus 95. Gas Hydrogen pada HHO memiliki oktan lebih dari 130 sehingga dalam penggunaannya pada mesin kendaraan yang berbahan bakar bensin memerlukan penyesuaian pada sistem timing pengapiannya agar bisa mendapatkan penghematan yang tinggi. Berbeda pada mesin Diesel yang menggunakan sistem kompresi dalam pembakaran bahan bakarnya yang tidak memerlukan pengapian busi, penggunaan suplemen HHO sangat meringankan kerja mesin karena sebelum ruang bakar tercapai tingkat tekanan yang sangat tinggi maka campuran bahan bakar,udara dan HHO sudah meledak duluan, hal ini terbukti pada mobil-mobil diesel yang lama, hadirnya suplemen HHO membuat mesin mudah di starter bahkan bisa tidak memerlukan pemanas lagi. Pada mesin mobil yang menggunakan sistem injeksi bahan bakar yang lebih modern pengaturannya dikelola oleh ECU (Electronic Control Unit) melalui beberapa sensor yang menempel pada mesin. ECU mampu mengatur mulai dari sistem pengapian, bahan bakar, udara,coolant ,Boost controller hingga speed limiter seperti yang terdapat pada mobil-mobil Jepang yang dibatasi hingga kecepatan 180 km/jam saja. Pada mobil-mobil yang menggunakan suplemen HHO, hubungannya dengan ECU tidak bisa dipisahkan karena berhubungan langsung dengan sensor-sensornya, terutama pada sistem pengapian,BBM dan udara. Untuk itu remapping ECU sangat diperlukan sekali untuk mendapatkan performa terbaik dan efisiensi yang tinggi. Meskipun pemasangan HHO Generator (Pembangkit bahan bakar air) yang menghasilkan gas HHO dapat dipastikan mesin kendaraan semakin bertenaga apapun BBM nya, namun jika tanpa dibarengi dengan remapping ECU maka tidak akan mendapatkan keuntungan dari penghematannya, kalaupun ada paling-paling hanya sekitar 20% saja. Selain remapping ECU yang menggunakan Chip dan software khusus, penanganan ECU juga bisa dilakukan dengan cara memanipulasi pada sensor-sensor antara lain pada: Sensor Oksigen,sensor MAP dan atau sensor MAF. Ketiga sensor itu berkolaborasi untuk menentukan banyaknya BBM dan udara yang selanjutnya dilaporkan ke ECU untuk ditindak lanjuti. Alat elektronik yang dapat memanipulasi ECU melalui sensor Oksigen dan sensor MAP antara lain adalah EFI Enhancer yang sanggup membesarkan dan mengecilkan suara mesin hingga terdengar halus (langsam), bahkan bisa mematikan mesin melalui alat ini. Selain itu EFI Enhancer (EFIE) juga dapat mendeteksi secara riil melalui sensor Oksigen yang terpasang menempel pada knalpot, apakah campuran BBM dan udaranya itu terlalu kaya (RICH) sehingga boros, normal (IDEAL) atau miskin (LEAN) sehingga bisa sangat irit. Jika tanpa HHO putarlah potensio pada posisi tengah (IDEAL) agar kendaraan bisa lebih irit dan jangan pada posisi LEAN (lebih dari setengah putaran) karena yang akan terjadi adalah bukannya irit tapi malah tambah boros karena mesin kekurangan tenaga. Jika hybrid HHO maka pilihan yang paling tepat adalah LEAN (putarlah potensio O2 pada posisi lebih dari setengahnya) karena miskinnya BBM itu tergantikan oleh gas Hidrogen yang mampu menambah tenaga mesin dengan oktan yang sangat tinggi. Itu semua bisa terjadi jika ECU pada mobil bisa direset dengan cara melepas kepala terminal negatif aki selama 30 menit atau dengan cara melepas sejenak (10 detik) fuse 15 Ampere pada box sekring yang ada tulisan RESET atau EFI seperti pada mobil: Toyota Avanza, Rush, Daihatsu Xenia, Terios, Luxio dan GranMax.





2012 Toyota Rush 1.5 S. Start Up, Engine, In Depth Tour
enjoyyy





Fuel saver (HHO) on Toyota New Innova Diesel 2012
This car has been directly tested by the owner with the result: - The efficiency of the 1 liter = 12 Km to 18 Km - Engine sound smoother - Exhaust gas more comfortable - More powerful engine Info: only use diesel fuel Pertamina Testimony of: Mr. Aryanto, ST Pekalipan, Cirebon West Java, Indonesia





2012 Toyota Avanza 1.3 G (Full Vehicle Tour and Start Up)
This video was uploaded from an Android phone.





Instalasi EFI Enhancer pada Daihatsu Xenia 1300cc 2011
Salah satu keunggulan yang jarang dimiliki oleh mobil lain selain Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza adalah fasilitas Reset ECU. Fasilitas ini memungkinkan pengguna untuk berganti-ganti bahan bakarnya dari yang memiliki oktan rendah ke oktan tinggi atau sebaliknya. Pada Produk Pertamina,seperti : Premium hanya memiliki oktan 88, Pertamax 92 dan Pertamax Plus 95. Gas Hydrogen pada HHO memiliki oktan lebih dari 130 sehingga dalam penggunaannya pada mesin kendaraan yang berbahan bakar bensin memerlukan penyesuaian pada sistem timing pengapiannya agar bisa mendapatkan penghematan yang tinggi. Berbeda pada mesin Diesel yang menggunakan sistem kompresi dalam pembakaran bahan bakarnya yang tidak memerlukan pengapian busi, penggunaan suplemen HHO sangat meringankan kerja mesin karena sebelum ruang bakar tercapai tingkat tekanan yang sangat tinggi maka campuran bahan bakar,udara dan HHO sudah meledak duluan, hal ini terbukti pada mobil-mobil diesel yang lama, hadirnya suplemen HHO membuat mesin mudah di starter bahkan bisa tidak memerlukan pemanas lagi. Pada mesin mobil yang menggunakan sistem injeksi bahan bakar yang lebih modern pengaturannya dikelola oleh ECU (Electronic Control Unit) melalui beberapa sensor yang menempel pada mesin. ECU mampu mengatur mulai dari sistem pengapian, bahan bakar, udara,coolant ,Boost controller hingga speed limiter seperti yang terdapat pada mobil-mobil Jepang yang dibatasi hingga kecepatan 180 km/jam saja. Pada mobil-mobil yang menggunakan suplemen HHO, hubungannya dengan ECU tidak bisa dipisahkan karena berhubungan langsung dengan sensor-sensornya, terutama pada sistem pengapian,BBM dan udara. Untuk itu remapping ECU sangat diperlukan sekali untuk mendapatkan performa terbaik dan efisiensi yang tinggi. Meskipun pemasangan HHO Generator (Pembangkit bahan bakar air) yang menghasilkan gas HHO dapat dipastikan mesin kendaraan semakin bertenaga apapun BBM nya, namun jika tanpa dibarengi dengan remapping ECU maka tidak akan mendapatkan keuntungan dari penghematannya, kalaupun ada paling-paling hanya sekitar 20% saja. Selain remapping ECU yang menggunakan Chip dan software khusus, penanganan ECU juga bisa dilakukan dengan cara memanipulasi pada sensor-sensor antara lain pada: Sensor Oksigen,sensor MAP dan atau sensor MAF. Ketiga sensor itu berkolaborasi untuk menentukan banyaknya BBM dan udara yang selanjutnya dilaporkan ke ECU untuk ditindak lanjuti. Alat elektronik yang dapat memanipulasi ECU melalui sensor Oksigen dan sensor MAP antara lain adalah EFI Enhancer yang sanggup membesarkan dan mengecilkan suara mesin hingga terdengar halus (langsam), bahkan bisa mematikan mesin melalui alat ini. Selain itu EFI Enhancer (EFIE) juga dapat mendeteksi secara riil melalui sensor Oksigen yang terpasang menempel pada knalpot, apakah campuran BBM dan udaranya itu terlalu kaya (RICH) sehingga boros, normal (IDEAL) atau miskin (LEAN) sehingga bisa sangat irit. Jika tanpa HHO putarlah potensio pada posisi tengah (IDEAL) agar kendaraan bisa lebih irit dan jangan pada posisi LEAN (lebih dari setengah putaran) karena yang akan terjadi adalah bukannya irit tapi malah tambah boros karena mesin kekurangan tenaga. Jika hybrid HHO maka pilihan yang paling tepat adalah LEAN (putarlah potensio O2 pada posisi lebih dari setengahnya) karena miskinnya BBM itu tergantikan oleh gas Hidrogen yang mampu menambah tenaga mesin dengan oktan yang sangat tinggi. Itu semua bisa terjadi jika ECU pada mobil bisa direset dengan cara melepas kepala terminal negatif aki selama 30 menit atau dengan cara melepas sejenak (10 detik) fuse 15 Ampere pada box sekring yang ada tulisan RESET atau EFI seperti pada mobil: Toyota Avanza, Rush, Daihatsu Xenia, Terios, Luxio dan GranMax.





All New Avanza 2012
new avanza 2012 lunching on Jan,5 2012 in Malaysia.





Spesifikasi Mesin Interior Warna Info Harga Toyota Avanza 2012 - Iklan Mobil
http://www.iklandanpromo.com/ Media iklan dan promo jual beli mobil honda toyota suzuki daihatsu mitsubishi bmw mercedes benz pegeout niaga truck pick up. Iklan dilengkapi Foto Iklan Katalog dan Video Spesifikasi Mobil Semua Merk. Jual Beli jadi gak ribet. Provinsi Kabupaten Kota Batam Aceh Palangkaraya Medan Padang Samarinda Balikpapan Makassar Gorontalo Ambon Maluku Jayapura Sorong Timika Kupang Lombok Mataram Denpasar Kuta bali Banyuwangi kediri Blitar Sidoarjo gresik Surabaya Malang Bojonegoro Yogyakarta Semarang Solo bandung Bogor Depok Tasikmalaya Banten Tangerang Jakarta jawa barat tengah timur Sulawesi sumatra kalimantan





HHO generator od firmy SSPOWER.SK s úsporou 28% v Skoda Superb 1,9 TDI
Firma SSPOWER.Sk vyrába a predáva a montuje vodíkové generátory. Možno kúpiť samotný generátor HORNET 9000 pre kubatúru do 2l,alebo HORNET 17000 pre kubatúru do 4l.objemu motora. Predávame i celé sady so všetkými potrebnými komponentami na montáž, tak isto i samostatné komponenty k stavbe generátora. Predávame i elektroniku: PWM, EFIE, Map/Maf. Určené pre tuning.





Toyota Avanza Test Drive By Mr. Azman.3GP
This is a defected Toyota Avanza which sold by UMW Toyota. It came out auto pulling problem since day 1 but Toyota insist it was normal. I been visited SC over 10 times to retify this problem. According to UMW Toyota chief tech Mr. Chow (he told me his title), if hand off steer and car is moving straight for 100m then car is consider normal. However I get court order to having a test drive with 3rd part which is AAM. This test drive is performing by Mr. Azman from AAM.





Which car is faster? Which Car is Faster?




Similar 1/4 mile timeslips to browse:

1982 Jaguar XJS HE: 9.710 @ 137.000
Bruce Wilson, Engine: 464 Buick, Tires: Phoenix 28.5 x 11.5


1982 Jaguar XJS HE: 10.160 @ 132.000
Bruce Wilson, Engine: 455 Buick, Tires: 28.5 x 11.5


2006 Mercedes-Benz CL65 AMG RENNtech: 10.274 @ 137.460
SGC, Engine: Stock, Supercharger: n/a Turbos: Stock Tires: Mickey Thompson Drag Radials


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG Speedriven: 10.725 @ 128.080
V12Godspeed, Engine: V12, Turbos: stock


2006 Mercedes-Benz CL65 AMG VRP: 10.730 @ 130.860
Marko, Engine: stock, Turbos: stock Tires: 315/30/18


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG : 10.740 @ 128.280
Matt H, Engine: 6.0L V-12, Turbos: stock twins Tires: 265/40-18 M/T Drag radials


2006 Mercedes-Benz CL65 AMG VRP: 10.760 @ 129.280
Marko,


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG : 10.790 @ 127.320
RaceHorse, Engine: stock, Supercharger: n/a Turbos: stock Tires: 265/40/18 Mickey Thompson


2006 Mercedes-Benz CL65 AMG VRP: 10.825 @ 129.790
Marko,


2006 Mercedes-Benz CL65 AMG : 10.930 @ 128.040
SGC, Engine: stock, Turbos: stock Tires: M/T Drag Radials


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG : 10.954 @ 127.000
JBN, Tires: Hankook RS3 Street Tire


2006 Mercedes-Benz CL65 AMG VRP: 10.970 @ 129.000
Marko,


2006 Mercedes-Benz CL65 AMG RENNtech: 10.980 @ 127.070
SGC, Engine: stock, Supercharger: n/a Turbos: stock Tires: Drag radials 265 40 18


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG amg: 10.980 @ 126.580
johnny icebags, Tires: 245/18 mt dr's


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG : 11.057 @ 122.880
Anthony Wheelus, Tires: MT ET Streets 265/40-18


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG : 11.100 @ 125.000
johnny icebags, Tires: 245/18 mickey thompsons


2006 Mercedes-Benz CL65 AMG RENNtech: 11.180 @ 125.080
SGC, Engine: stock, Turbos: stock Tires: 265/40/18 Drag radials


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG : 11.209 @ 123.700
J. Wade (Tom C), Tires: M/T Drag Radials 265/40R18


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG : 11.237 @ 124.000
Jason Wade/Tom C, Tires: BFG DR 275/40/18


2005 Mercedes-Benz CL65 AMG : 11.370 @ 122.600
johnny icebags, Tires: 245/40/18


 


©2015 DragTimes - Disclaimer - Contact Us